Jika orang yang tulus padamu
akan tetap bertahan meski hatinya
sengaja kau patahkan.
Salah perkataan itu akan
kamu anggap biasa jika kita memang tulus. Walaupun kita disakiti, tapi kita
lebih memilih untuk menyembuhkan luka tersebut dengan cara memaafkanya dan
itulah yang disebut Ketulusan.
Atau kita lantas
menangisinya??? Saya sarankan jarang lakukan itu Dear……
Memang, kepercayaan itu
layaknya Cermin sekali ia Retak dan pecah tidak akan pernah diperbaiki lagi.
Tetapi apapun itu meminta
maaf bukan berarti kita selalu salah dan orang lain benar. Melainkan lebih
menghargai sebuah hubungan dibandingkan ego dan tentunya jangan kita menyesali
apapun yang kita lakukan dengan keikhlasan hati akan selalu berarti.
Karena setiap pertemuan
bukanlah sekedar kebetulan tetapi semua orang yang telah datang dikehidupan
kita pasti ada Tujuannya, so…. Berbaik sangkalah.
Sebab bahagia tidak datang
karena segalanya sempurna. Dan bukan kebahagiaan yang menyembuhkan sakit hati,
tapi ketahuilah bahwasanya hanya kemampuan untuk bersabarlah yang bisa
mematahkan rasa pedih.
Karena hati pembenci tidak
pernah Damai dan pikiran pembenci tidak pernah Bersih.
Sebah hal tersulit didalam
kehidupan ini adalah ketika kita tidak bisa melupakan sakit hati, menjaga
rahasia, dan memamfaatkan waktu luang dengan baik.
Alangkah baiknya, jika kita
bisa berdamai dengan diri sendiri, karena balas dendam tidak akan pernah
menyelesaikan masalah.
Jadi hal terpenting adalah dalam
sebuah hubungan, jika memang tidak bisa kembali seperti awalnya bertemu, jika
kita bisa Memaafkan seseorang yang telah menyakiti dan mengucapkan kata Maaf bukan berarti harus
tetap bersama dia. Tapi sampaikanlah kata MAAF sebagai hadiah PERPISAHAAN
untuknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar